Update Harga
PT. SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (PERSERO)

Komite di bawah Direksi

Untuk membantu pelaksanaan fungsi pengelolaan Perseroan, Direksi dibantu oleh komite-komite yang secara khusus menangani wilayah kerja tertentu yaitu Komite Manajemen Risiko, Komite Aset & Liabilitas, dan Komite Kredit.

Komite Manajemen Resiko

Komite Manajemen Risiko merupakan komite di bawah Direksi yang bertugas membantu Direksi dalam pengelolaan risiko yang dihadapi Perseroan. Komite Manajemen Risiko menerapkan berbagai pendekatan pengelolaan risiko sesuaidengan pedoman dan peraturan perundang-undangan terkait guna meminimalkan dampak risiko terhadap kegiatan usaha dan operasional Perseroan. Tugas dan Tanggung Jawab Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Kebijakan dan Risiko Perseroan ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi 005/SKD/DIR/ VIII/2012 tanggal 6 Agustus 2012 sebagai berikut:

  1. Melakukan review atas usulan perubahan dan penerapan KPMR yang berlaku termasuk strategi, rencana kerja, pengembangan, dan implementasinya.

  2. Melakukan evaluasi atas proses penerapan KPMR di unit-unit organisasi Perseroan secara berkala sekurang-kurangnya sekali dalam tiga bulan maupun secara insidentil.
  3. Memberikan rekomendasi kepada Direksi tentang perbaikan, penyempurnaan, dan pengembangan konsep, metode serta perangkat yang digunakan dalam penerapan KPMR.

  4. Memberikan rekomendasi atas permohonan yang berkaitan dengan risiko terkait transaksi atau aktivitas tertentu/baru yang membutuhkan evaluasi dan rekomendasi Komite Manajemen Risiko.

  5. Memberikan rekomendasi atas usulan limit risiko.

Komite Aset & Liabilitas

Komite Aset & Liabilitas merupakan komite di bawah Direksi yang bertugas untuk membantu Direksi dalam pengelolaan aset dan kewajiban Perseroan. Komite Aset & Liabilitas menerapkan berbagai kegiatan pengelolaan aset dan kewajiban sesuai dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan terkait guna mengoptimalkan kegiatan usaha dan operasional Perseroan.

Tugas dan Tanggung Jawab Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Aset & Liabilitas ditetapkan dalam Surat Keputusan Direksi Nomor 007/SKD/DIR/VIII/2012 tanggal 6 Agustus 2012 sebagai berikut:

  1. Membahas pengembangan pedoman kerja dan penetapan strategi serta kebijakan ALMA.

  2. Membahas secara berkala posisi likuiditas perseroan.

  3. Mengevaluasi realisasi anggaran sesuai rencana kerja Perseroan guna mengkaji dampak keputusan ALCO sebelumnya terhadap tujuan Perseroan.

  4. Melakukan evaluasi dan merekomendasikan harga (pricing) suku bunga pinjaman, suku bunga dana untuk mengoptimalkan hasil penanaman dana, meminimalkan biaya dana, dan memelihara struktur neraca perseroan agar sesuai dengan strategi ALMA.

  5. Membahas perkembangan & proyeksi kondisi ekonomi dan aspek yang mempengaruhinya untuk mengarahkan kebijakan yang akan ditetapkan.

  6. Merekomendasikan rambu-rambu/batasan dan petunjuk Pengelolaan serta pengendalian risiko yang berdampak pada:

    – Risiko likuiditas
    – Risiko pasar seperti risiko suku bunga
    – Risiko portofolio

  1. Menyampaikan informasi kepada Direksi mengenai setiap perkembangan ketentuan dan peraturan terkait yang mempengaruhi strategi dan kebijakan ALMA.

Komite Kredit

Komite Kredit merupakan komite di bawah Direksi yang bertugas membantu Direksi dalam perencanaan pengelolaan kegiatan penyaluran dana/kredit yang dilakukan Perseroan. Komite Kredit mengelola portofolio kredit dan pembiayaan Perseroan sesuai dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan terkait guna memastikan optimalisasi dan meminimalkan risiko pemberian kredit yang dilakukan oleh Perseroan.

Tugas dan Tanggungjawab Pelaksanaan tugas dan tanggungjawab komite kredit ditetapkan dalam surat keputusan Direksi nomor 006/SKD/DIR/VIII/2012 tanggal 6 Agustus 2012, sebagai berikut:

  1. Menindaklanjuti setiap permohonan pembiayaan yang diajukan oleh penyalur KPR dalam jangka waktu sesuai ketentuan yang berlaku.
  2. Menganalisa dan mengevaluasi setiap permohonan pembiayaan yang diajukan oleh penyalur KPR secara akurat dan tepat.
  3. Menetapkan keputusan untuk mengusulkan kepada Direksi berdasarkan analisa dalam memberikan persetujuan atau penolakan permohonan pembiayaan yang diajukan oleh penyalur KPR.
×